Showing posts with label Puisi. Show all posts
Tak Sepadan
TAK SEPADAN
cipt. Chairil Anwar
Aku kira:
Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros
Dikutuk-sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu juga pintu terbuka
Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka
Februari 1943
Aku
Selamat datang agan-agan sekalian, hari ini saya ingin memposting puisi yg sudah di tidak asing lagi di telinga kita, yaitu puisi jg biasa disebut puisi angkatan 45, langsung aja ya, capek nulis panjang-panjang. :D
Aku
cipt. chairil anwar
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan akan akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
nah sekian dulu ya agan-agan, jgn lupa mampir lgi untuk mendapat update lebih banyak lagi.
terima kasih atas kunjungannya.
Aku
cipt. chairil anwar
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan akan akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
nah sekian dulu ya agan-agan, jgn lupa mampir lgi untuk mendapat update lebih banyak lagi.
terima kasih atas kunjungannya.

